Bukan karena kita bodoh, tapi karena fase membaca sempat terlewat, for free ebook original.

Buku kecil ini lahir bukan dari kegelisahan akademik, tapi dari pengamatan sehari-hari.
Tentang kita yang hidup di zaman serba cepat, serba visual, serba audio, tapi sering merasa makin mudah capek, bingung, dan kebawa arus.
Banyak dari kita tumbuh tanpa pernah benar-benar melewati satu fase penting: fase membaca sebagai alat berpikir, bukan sebagai kewajiban sekolah.
Buku ini tidak ditulis untuk menyalahkan siapa pun.
Bukan untuk bilang kita bodoh.
Bukan untuk mengajak kembali ke buku tebal.
Dan jelas bukan untuk menggurui.
Buku ini hanya ingin bilang satu hal sederhana: mungkin bukan hidup kita yang makin rumit, tapi alat berpikir kita yang jarang dipakai dengan tenang.
Membaca di sini bukan soal pintar. Membaca adalah soal duduk sebentar, pelan-pelan, dan berbicara dengan pikiran sendiri.
Kalau kamu membaca buku ini sambil ngopi, sambil istirahat dari bisingnya dunia, atau sambil menarik napas sebentar —
berarti buku ini sudah menjalankan fungsinya.
Pelan saja, kawan. Kita tidak sedang mengejar siapa pun.
Kita hanya sedang menghidupkan kembali sesuatu yang sempat terlewat.