
Pernah ada fase di mana Law of Attraction terasa masuk akal.
Vibrasi terdengar meyakinkan.
Quantum terdengar ilmiah.
End state dan manifestasi terasa menjanjikan. ?? Ketika Paham Aturan Main Hidup
Buku ini tidak menertawakan fase itu.
Justru mengakuinya.
Namun, ada titik dalam hidup ketika seseorang mulai memahami sesuatu yang lebih mendasar:
bahwa hidup tidak berjalan karena niat, perasaan, atau kesadaran semata, melainkan karena aturan main yang impersonal, konsisten, dan tidak bisa ditawar.
Di titik itulah, semua narasi yang dulu memberi harapan perlahan menjadi hambar.
Bukan karena salah, tetapi karena tidak lagi relevan.
Buku ini adalah catatan reflektif tentang pergeseran itu —
pergeseran dari percaya ke mengerti,
dari narasi ke mekanisme,
dari harapan kosmik ke tindakan nyata.
Tidak ada teknik cepat.
Tidak ada janji hasil.
Tidak ada upaya mengendalikan semesta.
Yang ada hanyalah kejelasan tentang bagaimana hidup benar-benar bekerja,
dan ketenangan yang muncul ketika seseorang berhenti menuntut realita untuk menyesuaikan diri.
Jika kamu mencari bacaan yang:
- tidak menyemangati,
- tidak menjanjikan apa pun,
- tetapi membuatmu berpikir lebih jernih,
buku ini ditulis untukmu.